jenis audit energi

Jenis-Jenis Audit Energi Yang Umum Dilakukan

Jenis-jenis audit energi sudah tentu dibedakan ke dalam berberapa macam atau bagian. Sebab setiap macam jenis audit tentunya memiliki kegiatan masing-masing secara terperinci. Pada dasarnya audit energi ini merupakan suatu proses evaluasi yang mengacu pada pemanfaatan energi. Selain itu audit energi juga bertujuan untuk memberikan rekomendasi mengenai peningkatan efisiensi terutama pada pengguna sumber energi.

Singkat kata tentunya penggunaan energi diharapkan agar bisa semakin ditekan atau diminimalisir dalam rangka konservasi energi. Namun dalam penerapannya audit energi ini dibagi menjadi tiga jenis yang amsing-masing memiliki potensi kerja masing-masing.

Audit energi singkat

Audit energi singkat menjadi salah satu jenis dari audit energi yang ada dan sangat diperlukan kehadirannya. Jenis audit energi ini antara lain mencakup kegiatan pengumpulan data historis. Bukan hanya itu saja melainkan juga data dokumentasi yang juga menjadi bagian dari bidangnya. Data dokumentasi ini umumnya meliputi data pada bangunan gedung.

Baca Juga  Harga Minyak Dunia Tembus USD100 Per Barel Akibat Perang Rusia-Ukraina Tahun ini

Umumnya data dokumentasi ini meliputi observasi serta perhitungan IKE. Selain itu data dokumentasi yang juga dikumpulkan dalam proses pelaksanaan audit energi jenis singkat ini juga bertujuan untuk mengetahui potensi penghematan energi. Audit energi juga dilakukan untuk mendukung proses penyusunan laporan audit.

Audit energi awal

Jenis lainnya dari audit energi adalah audit energi awal. Sebenarnya langkah yang dilakukan dalam proses audit energi awal ini hampir sama dengan proses yang dilakukan pada proses audit energi singkat. Perbedaan intinya hanya ada pada bagian awal proses audit energi saja. Pada jenis audit energi awal rupanya dilakukan hal lain yang tidak terjadi pada proses audit energi singkat.

Salah satunya adalah adanya kegiatan yang berbeda yaitu kegiatan observasi. Kegiatan observasi ini dilakukan di bagian awal pada proses audit. Selain itu dilakukan pula kegiatan lainnya yaitu kegiatan pengukuran sesaat. Kegiatan pengukuran sesaat ini juga dilakukan tepatnya di bagian awal proses audit energi. Jadi kedua hal yang dilakukan pada bagian awal ini merupakan ciri dari jenis audit energi awal.

Baca Juga  Daftar Perusahaan Produksi Minyak Terbesar di Indonesia

Audit energi terinci

Jenis yang terakhir dari audit energi adalah jenis audit energi terinci. Tentunya jenis audit energi yang satu ini juga sebenarnya memiliki kesamaan dengan jenis audit energi yang lainnya. Namun ada pula perbedaan khusus dari jenis audit energi yang satu ini. Audit energi terinci meliputi pula adanya pengukuran yang ternyata dilakukan secara lebih detail. Selain itu pengukuran ini juga dilakukan secara lebih lengkap. Bukan hanya itu saja melainkan audit energi terinci ini juga mencakup tindakan analisis teknik dan tindakan analisis finansial sebagai kegiatan pelengkap.

Jenis-jenis audit energi seperti di atas mungkin sebelumnya belum Anda ketahui. Namun sekarang berbagai jenis audit energi sudah Anda ketahui sehingga bisa dipahami pula masing-masing fungsi khususnya. Sebenarnya tujuan dan fungsi utama dari tiap jenis audit energi adalah sama. Yaitu untuk melakukan evaluasi terhadap penggunaan energi dan mengetahui peluang atau potensi bagi proses efisiensi energi.

Baca Juga  Tiga Perusahaan Minyak Goreng Terbesar di Indonesia dan Tiga Perusahaan Minyak Terbesar di Dunia Yang Bisa Anda Ketahui

Namun demikian masing-masing jenis audit energi tersebut seolah memiliki tugas dan porsi masing-masing dalam menjalankan perannya. Berbagai cakupan dari masing-masing jenis audit energi juga berbeda. Hingga proses yang dilakukannya juga mungkin saja ada yang berbeda. Namun bagaimanapun juga berbagai jenis audit energi sama-sama diperlukan untuk bisa mengetahui pemakaian energi selama ini dan membantu mengetahui peluang bagi proses efisiensi energi.