Ramai-ramai Pejabat RI & Pertamina cs ke Turki, Ada Apa

Ramai-ramai Pejabat RI & Pertamina cs ke Turki, Ada Apa? Cek Di Ceritanegri

Banyak pejabat Indonesia telah mengunjungi Turki. Kunjungan tersebut tidak hanya dihadiri kementerian tetapi juga BUMN seperti PT Pertamina (Persero) dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk.Ramai-ramai Pejabat RI & Pertamina cs ke Turki, Ada Apa?
Menteri Luar Negeri Letno Marsudi menyampaikan hal-hal penting dalam kunjungan tersebut dalam keterangan persnya. Ia mengatakan, setiap pihak memiliki agenda tersendiri saat berkunjung ke Tanah Air.

Ramai-ramai Pejabat RI & Pertamina cs ke Turki, Ada Apa?Berikut Penjelasannya

Kementerian Kesehatan Indonesia dikabarkan telah membahas masalah pengakuan sertifikat vaksin dari kedua negara untuk memudahkan perjalanan antara Indonesia dan Turki. “Kami telah sepakat untuk mengembangkan kerja sama saling pengakuan sertifikat vaksin yang termasuk dalam deklarasi bersama kedua negara kami,” kata Retno, Rabu (12/10/2021).

Pertamina sendiri juga menjajaki kerja sama di bidang kesehatan melalui anak usahanya PT Kilang Pertamina. Termasuk dalam kemungkinan memproduksi obat-obatan di fasilitas milik badan usaha milik negara.

Retno menyimpulkan, “Pertamina melalui PT Pertamina Indonesia Refinery telah melakukan negosiasi dengan Abdi Ibrahim, salah satu perusahaan farmasi terkemuka Turki.”

Dalam kasus PT Waskita Karya diketahui perusahaan memiliki perjanjian kerjasama dengan perusahaan Anatolia. Hal ini untuk memfasilitasi kerja sama pembangunan negara ketiga.

“Dalam hal ini, PT Waskita Karya telah mengadakan perjanjian kerjasama dengan Perusahaan Nurol di Turki.”

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri juga melaporkan bagian dari agenda di Ankara. Menteri luar negeri mengatakan pihaknya melakukan diskusi bilateral dengan menteri luar negeri Turki tentang masalah pertahanan, Myanmar dan Afghanistan. Kedua Mentri Luarnegeri juga membahas kapan rencana kunjungan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan ke Indonesia.

Menlu menyimpulkan bahwa “pertemuan itu juga membahas rencana kunjungan Erdogan ke Indonesia, yang dijadwalkan pada 2022”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *