ASEAN - CHINA SUMMIT 2021

China Harap ASEAN Tolak Kesepakatan Kapal Selam Nuklir AUKUS, ASEAN-China 2021 Survey

Duta Besar China untuk ASEAN, Deng Xijun, berharap negara-negara anggota blok akan menolak kesepakatan kapal selam nuklir (juga dikenal sebagai AUKUS) antara AS, Australia dan Inggris.

“Saya kira negara-negara kawasan (ASEAN) punya alasan tersendiri untuk menolak langkah Amerika Serikat,” kata Xijun di acara survei ASEAN-China 2021 pada Jumat (22/10) dan Jumat (22/10).

Shijun mengatakan bahwa dengan AUKUS ini, AS menyabotase perjanjian proliferasi nuklir di wilayah tersebut. Ia juga menilai AUKUS sangat merugikan keamanan kawasan.

Dia merasa kasihan dengan perjanjian antara Amerika Serikat dan sekutunya. China ingin AS membuka ruang obrolan daripada melakukan operasi seperti AUKUS.

AS, Inggris dan Australia menyepakati AUKUS September lalu. Berdasarkan kesepakatan itu, Australia akan membangun kapal selam bertenaga nuklir menggunakan teknologi AS.

Banyak pihak meyakini kesepakatan itu dibentuk untuk menyeimbangkan kekuatan China di kawasan Indo-Pasifik. Kesepakatan ini dianggap mampu memicu perang terbuka, meski kecil kemungkinannya.

Beberapa negara juga menentang kesepakatan tersebut. Indonesia juga memperingatkan bahwa kesepakatan itu dapat memicu perlombaan senjata dan mengacaukan kawasan.

Malaysia juga menolak AUKUS. Mereka khawatir kesepakatan itu bisa memicu kekuatan lain untuk bertindak lebih agresif.

Namun, Filipina berbeda dengan kedua negara ini. Manila menilai perlunya kekuatan Amerika untuk menyeimbangkan kawasan.

Singapura menunjukkan sikap serupa. Mereka berharap AUKUS dapat berkontribusi pada perdamaian dan stabilitas serta melengkapi arsitektur lokal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *