BCA Kartu

Segera Diganti, Ini Perbedaan Kartu ATM Magnetic Stripes dan Chip BCA

Bank Indonesia telah menerbitkan buletin tentang penggantian kartu ATM berbasis magnetic stripe dengan kartu ATM berbasis chip. Demikian Surat Edaran BI No. 1 tentang Penerapan Standar Nasional Teknologi Chip dan Penggunaan 6 digit NPWP untuk Kartu ATM dan/atau Kartu Debit yang diterbitkan di Indonesia. Hal itu tertuang dalam 17/52/DKSP. Menyusul surat edaran tersebut, perbankan di Indonesia berlomba-lomba mengajak nasabah untuk mengganti kartu ATM berbasis magnetic stripe dengan kartu ATM berbasis chip.

Perbedaan kartu bca chip dan non chip

Lalu apa perbedaan kartu bca chip dan non chip tersebut? Mengutip Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia, berikut perbedaannya:

Kartu ATM Berbasis Magnetic Stripe Kartu ATM berbasis Magnetic Stripe mudah diduplikasi karena data seperti nomor kartu, tanggal kadaluarsa, dan nama nasabah tersimpan di dalam magnetic stripe.

Terminal dan bank utama tidak dapat memverifikasi keaslian kartu yang digunakan pada saat transaksi. Kartu ATM yang fisiknya masih berbasis magnetic stripes memiliki pola garis hitam memanjang di bagian belakang kartu.

Baca Juga  Ini Dia Cara Cek Daftar Penerima UMKM Eform BRI

Baca Juga Cara Ganti Kartu ATM BCA Non Chip ke Kartu ATM Chip, Ini Dokumen yang Diperlukan Wajib Ganti 30 November

Pita hitam di bagian belakang kartu akan menyimpan data Anda dan membacanya saat bertransaksi. Jika pita hitam pada kartu ATM berbasis strip magnetik rusak, kartu ATM sulit dibaca. Kartu ATM berbasis chip

Kartu ATM Berbasis Chip Kartu berbasis chip tidak mudah diduplikasi karena dapat menyimpan lebih banyak data pada sebuah chip dengan kemampuan CPU, memori, sistem operasi, aplikasi, dan enkripsi. Anda kemudian dapat memeriksa keaslian kartu dengan metode CAM Offline dan CAM Online.

Ciri fisik kartu ATM chip adalah memiliki chip di salah satu bagian kartu. Chip terletak di bagian depan kartu, paling sering di sebelah kiri kartu ATM. Chip pada kartu ATM tidak jauh berbeda dengan kartu perdana ponsel yang Anda miliki. Keripik biasanya berwarna emas atau emas dan berbentuk kotak kecil dengan beberapa garis di dalamnya.

Baca Juga  Jaringan 5G, resmi Diluncurkan di Indonesia, dan Ini Sederet Manfaatnya Untuk Anda !

Dari sisi teknologi, kartu ATM berbasis chip lebih aman dibandingkan kartu ATM berbasis magnetic stripe. Kartu chip ini mengurangi risiko kejahatan seperti memindai kartu ATM.

Baca Juga Nasabah Cepat Ganti Kartu ATM BCA Non Chip Sebelum 1 Desember 2021, segera sebleum ke blok y,

Cara mengganti kartu ATM BCA

Pihak BCA tidak memperhitungkan adanya kebijakan khusus bila ada batasan waktu bagi nasabah untuk mengganti kartu. Namun, BCA menghimbau agar nasabah segera melakukan penggantian. “Semakin cepat penggantian kartu, semakin aman transaksinya.

Mulai 1 Januari 2022, paspor BCA berbasis magnetic strip yang ada sudah tidak bisa digunakan lagi untuk bertransaksi,” tulis BCA di situs resminya bca.co.id. Paspor BCA chip dapat diperoleh dengan dua cara. Pertama, cabang BCA untuk menukarkan paspor BCA lama Anda melalui customer service. Perubahan paspor BCA berbasis chip dapat dilakukan di cabang BCA manapun di seluruh Indonesia. Anda juga dapat menukarkan kartu Anda melalui mesin CS Digital.

Baca Juga  PSG Stiker Neymar, Berikut Kekayaan dan Gajinya

CS Digital adalah layanan yang memungkinkan nasabah untuk melakukan transaksi perbankan terkait layanan CS (Customer Service) pada satu mesin sebagai self-service di cabang. “Siapkan KTP dan Paspor BCA lama Anda dan segera kunjungi cabang BCA atau CS Digital untuk beralih ke kartu paspor chip,” seru BCA.