Mirip Google Translate, Google Pamerkan Kacamata Penerjemah Bahasa

Google Pamerkan Kacamata Penerjemah Bahasa

Google memamerkan perangkat baru berupa kacamata yang dapat menerjemahkan Bahasa secara langsung. Google pamerkan kacamata penerjemah Bahasa tersebut dalam konferensi teknologi Google I/O.

Fitur kacamata penerjemah Google

Kacamata AR (Augmented Reality) disebut dapat menampilkan terjemahan dalam percakapan secara real time serta tidak menunjukkan adanya kamera. Kacamata tersebut diduga menggunakan aplikasi Google Translate untuk mendengarkan kemudian memproyeksikan pidato yang diterjemahkan ke dalam lensa untuk dibaca oleh pengguna.

Dalam demo yang dilakukan dalam konferensi, penonton dapat melihat cara Google Translate secara otomatis dapat mendengarkan ucapan kemudian menerjemahkannya secara real time serta kacamata menampilkan teks hasil terjemahan untuk dilihat dan dibaca oleh pengguna.

Mengutip laman cnbc Indonesia, Eddie Chung selaku direktur manajemen produk Google mengatakan, “Apa yang sedang kami kerjakan adalah teknologi yang memungkinkan kami untuk mendobrak hambatan bahasa, melakukan penelitian bertahun-tahun di Google Translate dan membawanya ke kacamata.” Ia mengungkapkan bahwa kemampuan kacamata AR tersebut sebagai sebuah subtitle untuk dunia.

Baca Juga  Nah Ini Dia Pengertian, Cara Beli Dan Menjual NFT

Fitur praktis itu tentunya akan membantu orang di seluruh dunia untuk dapat saling berkomunikasi dan terhubung meskipun menggunakan bahasa yang berbeda-beda.

Karena dapat menampilkan hasil terjemahan secara real time, kacamata ini akan memiliki manfaat yang besar bagi orang dengan tunarungu sehingga mereka dapat berkomunikasi dengan lebih mudah tanpa alat bantu dengar.

Berdasarkan produk yang diluncurkan oleh Google, desain kacamata penerjemah tersebut tampak seperti sebuah kacamata hitam biasa. Dalam proses pembuatanya, Google telah belajar dari produk-produk sebelumnya yang mengalami nasib buruk, yaitu headset Google Glass yang diproduksi dan dijual beberapa tahun lalu.

Produk Lain Google

Google juga berencana untuk merilis headset AR dan Virtual Reality (VR) di tahun yang akan datang. Sementara Microsoft juga tengah mengerjakan produk metaverse-nya sendiri. Bahkan perusahaan Apple diperkirakan juga akan meluncurkan kacamata realitas campurannya sendiri.

Baca Juga  Microsoft Rilis Surface Laptop SE, Harga Rp 3 Jutaan dengan windows 11 SE

Headset Google yang tidak disebutkan Namanya tersebut jauh lebih sederhana dalam desain dan tampilannya, belum lagi kemampuannya daripada headset VR. Headset tersebut bisa menjadi produk yang sangat menarik di masa depan. Terutama jika Google dapat menambahkan lebih banyak fitur di dalamnya, sebagai contoh adalah fitur AR.

Selain itu, Google juga akan menggoda penonton yang hadir di konferensi dengan memamerkan tablet yang akan diluncurkan pada tahun 2023 serta jam tangan pintar yang kabarnya akan dijual mulai akhir tahun ini.

Pengembangan kacamata penerjemah

Ketika google pamerkan kacamata penerjemah bahasa, mereka percaya bahwa produk ini akan sangat bermanfaat di masa depan. Mengingat saat ini banyak orang yang bepergian dari satu negara ke negara lain. Jika kamu senang melakukan perjalanan liburan antar negara, mungkin kacamata tersebut akan menjadi salah satu benda yang wajib kamu bawa karena akan sangat membantu perjalanan jika tidak menguasai bahasa dari negara yang dituju.

Baca Juga  Inilah 5 Bandara Terpadat di Dunia, Anda Wajib Tahu

Pengungkapan kacamata baru tersebut menunjukkan kehati-hatian perusahaan yang sedang berkembang di tengah pengawasan yang lebih besar terhadap Big Tech. saat Google Glass dipamerkan di konferensi I/O pada 2012, skydivers menggunakannya untuk melakukan live streaming melompat ke Gedung San Francisco, dengan perusahaan yang mendapatkan izin untuk melakukan aksi tersebut.

Namun, kacamata yang dipamerkan dalam konferensi masih berupa prototype yang menampilkan hasil terjemahan dari percakapan yang melibatkan beberapa bahasa dunia, yaitu bahasa Inggris, Spanyol, Mandarin serta bahasa isyarat tipe Amerika Serikat.

Setelah google pamerkan kacamata penerjemah bahasa, apakah kamu tertarik untuk memiliki produk